Jam sebelas malam, aku masih mantengin layar HP sambil jantung berdebar. Baru aja ajukan Pinjaman Tunai di Kredivo buat nutup kebutuhan mendadak, eh pas submit baru sadar aku pilih tenor 12 bulan padahal maksudnya mau yang 3 bulan aja biar cepat lunas.
Panik? Jelas. Yang ada di kepala cuma satu, gimana caranya batalin sebelum semuanya keburu diproses dan nambah beban cicilan yang udah numpuk dari bulan-bulan sebelumnya.
Buat ibu rumah tangga kayak aku yang tiap bulan udah pusing ngatur uang belanja, susu anak, sama cicilan yang jalan bareng-bareng, satu kesalahan kecil di aplikasi bisa bikin arus kas berantakan sebulan penuh. Makanya waktu itu aku langsung cari tahu cara pembatalan Kredivo, dan ternyata ada beberapa hal yang wajib dipahami dulu sebelum panik nggak karuan.
Berpacu Dengan Waktu, Tetap Tenang
Hal pertama yang aku pelajari, waktu benar-benar berperan besar di sini. Selama pengajuan belum masuk tahap diproses lanjutan, peluang untuk membatalkan masih terbuka lebar. Tapi begitu status berubah, opsi yang tersedia jadi jauh lebih terbatas.
Makanya begitu sadar salah pilih tenor, aku nggak nunggu besok pagi. Malam itu juga aku cek status pengajuan lewat aplikasi. Ternyata memang benar, semakin cepat dicek dan dilaporkan, semakin besar kemungkinan pembatalan bisa berjalan mulus tanpa drama tambahan.
“Diproses” Itu Nggak Sama dengan “Sudah Cair”
Ini bagian yang bikin aku dulu bingung setengah mati. Ternyata gampangnya begini. Status “diproses” itu kayak pesanan yang lagi disiapin di dapur, belum sampai ke meja kamu. Sementara “sudah cair” itu pesanannya udah beneran nyampe dan dananya udah masuk rekening.
Selama pengajuan masih di dapur, prosesnya masih bisa dihentikan kalau kamu bilang batal. Tapi kalau dana udah cair, ya udah, prosesnya beda lagi, harus lewat mekanisme lain yang lebih ribet. Makanya aku ngebut ngecek status malam itu juga, karena aku tahu begitu dana cair, tenor 12 bulan yang salah pilih itu bakal susah diubah.
Langkah yang Aku Tempuh Waktu Itu
Setelah tahu bedanya, aku langsung ambil tindakan. Pertama cek status pengajuan di aplikasi. Kedua pastikan memang belum selesai diproses. Ketiga hubungi customer service resmi Kredivo, bukan nomor random yang suka muncul di chat WhatsApp entah dari mana. Nomornya bisa didapatkan di aplikasi resmi Kredivo biar enggak salah.
Aku juga siapin detail pengajuan biar prosesnya lebih cepat ditangani. Nggak pakai jasa pihak ketiga yang katanya bisa “bantu batalin cepat”, soalnya itu justru rawan penipuan. Alhamdulillah pengajuannya berhasil dibatalkan sebelum dananya cair, dan aku bisa ajukan ulang dengan tenor yang bener-bener sesuai kemampuan.
Soal Kredivo PayLater, Aku Nggak Mau Munafik
Jujur aja, sebagai orang yang sempat kelilit cicilan, aku nggak akan bilang PayLater itu jahat. Yang bikin runyam ya cara pakainya. Kredivo PayLater sendiri sebenarnya cukup transparan soal biaya dan bunga, semua ditampilkan di awal tanpa embel-embel gaib yang muncul belakangan.
Yang penting, sebelum klik konfirmasi, cek dulu baik-baik nominal dan tenornya. Kalau ternyata keliru, jangan tunda. Semakin cepat kamu paham cara pembatalan Kredivo dan langsung bertindak, semakin ringan juga beban yang harus kamu tanggung bulan depan.
Fitur yang paling aku pakai itu adalah beli sekarang bayar bulan depan. Soalnya 0% Bunga & Admin. Asalnya dibayar sebelum jatuh tempo. Nah, limit pinjaman buat member Premium bisa hingga Rp50 juta. Artinya, ada dana talangan yang bisa kapan saja digunakan untuk kebutuhan darurat. Misalnya butuh benerin genteng rusak, atau biaya sekolah anak pas awal tahun ajaran baru seperti ini, jadi gak harus repot pinjem ke mertua apalagi ke tetangga.